pembesaran ikan gurame

Penggunaan kolam dengan kedalaman dua meter atau lebih merupakan teknik budidaya yang relatif baru bagi para pembudidaya ikan. Pembudidaya biasa menggunakan kolam dengan kedalaman berkisar antara 1,0 – 1,2 m. Adopsi teknik budidaya ini dapat memberikan dampak yang positif bagi para pembudidaya, mengingat penambahan rata-rata kedalaman kolam sekitar 80 – 100 cm dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan hingga 400% (dalam pemanfaatan luas) atau 150% (dalam pemanfaatan volume). Secara finansial, pendalaman kolam hanya memerlukan biaya sekitar Rp 30.000/m3 sedangkan biaya perawatan/perbaikan kolam tidak mengalami perubahan.

baca lanjutannya…….

strategi usaha gurame

Intensifikasi budidaya ikan gurami dapat dilakukan dengan memanfaatkan karakter morfologi yang khas, misalnya habitatnya di perairan tenang dengan kemampuan memanfaatkan oksigen dari atmosfer bebas, ditunjang dengan kesesuaian fisiologisnya sebagai ikan asli yang dapat dipastikan sesuai dengan perairan tawar Indonesia pada umumnya.

baca lanjutannya…….!

gurame dan manfaatnya

Sebagai salah satu golongan ikan konsumsi, sejauh ini gurame dinikmati hanya dagingnya, sehingga terkenal memiliki citarasa yang tinggi dan termasuk “luxurius food”.  Sedangkan bagian tubuh lainnya belum dapat dimanfaatkan secara optimal.  Sisik dapat dijadikan bahan hiasan/dekorasi, sirip menjadi gantungan kunci dan telur dapat dijadikan sebagai terapi alternatif bagi kesehatan/vitalitas tubuh.

baca lanjutannya…….