Aku putuskan untuk menampilkan di blog beberapa pertanyaan (dan setiap pertanyaan yang datang kemudian) dengan jawabannya yang dikirim via email (setelah editing bahasa). Mungkin akan berguna bagi yang lain.
T) setelah disortir, benih lele yg dipindahkan ke tempat baru malah byk mati??
saya sortir setelah lele berukuran sekitar 1 cm.
J) habis sortir banyak yang mati kemungkinan beberapa sebab:
- terlalu banyak kena gesekan ketika disortir, lecet kemudian mati,
- pindah tempat baru dengan air baru; harusnya airnya dicampur dengan air lama dari bak sebelumnya
T) apakah cacingnya ditaruh boleh ditaruh 24 jam?? krn ditaruh 3 jam, kayaknya lelenya ngak kumpul semua utk makan n sisa cacing msh byk.
J) cacing tidak masalah disimpan 24 jam di bak pemeliharaan ikan, karena biasanya ikan tidak makan sekaligus. lebih baiknya selalu tersedia cacing di bak, walaupun jumlahnya sedikit
T) 1 fiber dgn isi 1000e ternyata pertumbuhannya yg plg pesat, skrg uda hampir 3-4 cm dlm 1 bulan, tapi yg 3 fiber dgn rata2 10000e malah ukurannya cuma 1-1.5 cm aja (apakah ini ada pengaruh?).
J) jumlah ikan per wadah (kepadatan) sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup (dari persaingan makan dan ruang). Harus dicoba dulu dengan beberapa kepadatan, misalnya 1000, 5000 sampai 10.000. Nanti akan ketahuan kepadatan yang optimalnya. Pada proses pembenihan, biasanya lebih orientasi pada kelangsungan hidup sehingga lebih dipilih kepadatan yang tinggi (dengan kelangsungan hidup optimal) meskipun pertumbuhan agak lambat. Pada proses selanjutnya, setelah dengan pakan buatan pada pembesaran, biasanya pertumbuhannya akan bisa mengejar.
T) baru belajar memijahkan, benih yg ada skrg sekitar 100rb ekor, ukuran variasi dr 1-4 cm. apakah boleh saya jual aja? pemijahannya campur2 sih antara induk sangkuriang dgn jantan lele dumbo.
J) untuk yang pertama ini memang baiknya jangan dulu dijual. selain kualitasnya yang masih ragu, juga sebagai bahan latihan untuk kawan-kawan memelihara ikan dari telur sampai ukuran konsumsi. Mungkin akan lebih baik kalo dijual nanti di ukuran konsumsi. pemeliharaan bisa disortir sesuai ukuran yang ada
T) sblm benih dijual, apakah hrs dipuasakan dulu?
J) Ya, minimal sore hari sebelumnya dan pagi harinya jangan dikasih makan. Terutama akan berpengaruh pada proses pengangkutan, ikan yang dikasih makan akan banyak mengeluarkan kotoran
T) saya rencana mau jual semua induk lele dumbo yg ada skrg, dan akan saya replace dgn induk lele sangkuriang dari bapak, jadi kualitas benih lele saya lebih terjamin. bagaimana menurut pendapat bapak??
J) Saya lebih setuju direplace, karena kualitas induknya sudah pasti lebih bagus
T) apa beda lele sangkuriang dgn lele piton?? apa kelebihan n kekurangan lele piton?
J) Sangkuriang vs piton secara fisik susah dibedakan, karena sama-sama berasal dari lele dumbo. skema produksi untuk mendapatkannya juga sama tetapi beda sumber (pada proses awal, Saya termasuk yang mengguide petani piton di Banten). hanya pada proses produksi lanjutannya berbeda: Sangkuriang menggunakan sortir yang sangat ketat (hanya 1-2% dari jumlah anakan yang bisa menjadi induk) sedangkan pada piton hal tersebut tidak dilakukan dengan benar (karena dilakukan di tingkat petani dengan fasilitas yang kurang memadai). Selain itu, pada proses akhir: Sangkuriang diuji coba di berbagai daerah di Jawa sebelum dilepas secara formal (Tahun 2004) sedangkan piton belum melakukan uji tersebut. Singkatnya, mungkin piton punya kualitas yang bagus tapi tidak merata pada semua induk yang dihasilkan (untuk hal ini belum ada uji coba lanjutan).
english
indonesian