Budidaya Belut di Air Bersih

Ini bukan penampungan sementara tetapi budidaya. Daur hidup alami belut (Monopterus albus) biasa tinggal di dalam lumpur.  Banyak orang, baik penelitian atau usaha, yang sudah mencoba memodifikasi lumpur untuk kegiatan budidaya. mungkin beberapa berhasil meskipun kebanyakan yang lainnya masih bergelut dengan ‘teknologi doa’ untuk panen. karena hidup di dalam lumpur, tidak banyak yang bisa dilakukan untuk memastikan jumlah belut selama masa pemeliharaan. sehingga, sangat layak bila kemudian mencoba berinovasi: budidaya belut pada air bersih tanpa lumpur…

dalam hipotesis: mungkin belut bisa dibesarkan pada air bersih tapi tetap harus menggunakan lumpur untuk reproduksi alami. secara teknis: sejauh kebiasaan makan bisa diadaptasikan dan kebutuhan pakan bisa disuplai secara terkontrol, seharusnya pembesaran belut di air bersih dapat dilakukan. hanya saja, kontrol terhadap kemungkinan serangan penyakit akibat proses adaptasi harus benar-benar diamati dan dijaga.  keuntungan: dengan pembesaran belut pada air bersih, jumlah (yang berkaitan dengan kelangsungan hidup) dan pertumbuhan (yang berhubungan dengan penambahan bobot) dapat dimonitor sehingga target produksi bisa lebih realistis ditetapkan.

saya sudah memulai dan akan menyampaikan hasilnya pada blog ini di waktu mendatang. bila Anda punya pengalaman mengenai hal ini, dengan senang hati Saya akan menerima saran dan sharing Anda.

452 comments

  1. pemula says:

    semoga menjadi renungan kita semua…
    terimakasih.
    salam hangat.

  2. rheza says:

    mungkin belut sawah dan rawa hrs dikawin silang kali ya supaya bisa hidup di air bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>