Budidaya Belut di Air Bersih

Ini bukan penampungan sementara tetapi budidaya. Daur hidup alami belut (Monopterus albus) biasa tinggal di dalam lumpur.  Banyak orang, baik penelitian atau usaha, yang sudah mencoba memodifikasi lumpur untuk kegiatan budidaya. mungkin beberapa berhasil meskipun kebanyakan yang lainnya masih bergelut dengan ‘teknologi doa’ untuk panen. karena hidup di dalam lumpur, tidak banyak yang bisa dilakukan untuk memastikan jumlah belut selama masa pemeliharaan. sehingga, sangat layak bila kemudian mencoba berinovasi: budidaya belut pada air bersih tanpa lumpur…

dalam hipotesis: mungkin belut bisa dibesarkan pada air bersih tapi tetap harus menggunakan lumpur untuk reproduksi alami. secara teknis: sejauh kebiasaan makan bisa diadaptasikan dan kebutuhan pakan bisa disuplai secara terkontrol, seharusnya pembesaran belut di air bersih dapat dilakukan. hanya saja, kontrol terhadap kemungkinan serangan penyakit akibat proses adaptasi harus benar-benar diamati dan dijaga.  keuntungan: dengan pembesaran belut pada air bersih, jumlah (yang berkaitan dengan kelangsungan hidup) dan pertumbuhan (yang berhubungan dengan penambahan bobot) dapat dimonitor sehingga target produksi bisa lebih realistis ditetapkan.

saya sudah memulai dan akan menyampaikan hasilnya pada blog ini di waktu mendatang. bila Anda punya pengalaman mengenai hal ini, dengan senang hati Saya akan menerima saran dan sharing Anda.

452 comments

  1. Kepada Bp. Gandhes…..Usahan beli bibit belut di daerah bapak sendiri…usahakan jangan beli bibit dari luar daerah kalau tidak terpaksa….rata-rata kalau beli benih dari luar daerah …karena pengangkutan ….kematian setelah tebar di kolam dan selang 2 minggu setelah penebaran adalah 10 %- 20 %. Itupun kalau media bapak tidak ” Bermasalah”

  2. Kepada Bp. Arifin…..
    Pak, saya orang Pati…nanti kalau pas saya pulang ke Pati kita bisa ketemu disana.

  3. bayu says:

    saya pengin budidaya belut untuk dapatkan benih belit dimana mhon email ke saya

  4. munajat says:

    kalau belajar di gobes hasil panennya bisa ditampung ga nih

  5. munajat says:

    kalau belajar di gobes hasil panennya bisa ditampung ga nih

  6. ajang sudrajat says:

    mohon informasi alamat penjual benih belut,dan pembudidaya belut yang didaerah sukabumi

  7. ajang sudrajat says:

    kalo ada info penjual benih belut. pembudidaya belut dan eksportir belut didaerah sukabumi or jawa barat tolong email.trims

  8. Kafi says:

    Sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih atas berbagai info mengenai belut dan yang terkait dengannya. Jujur saya katakan saya sangat berminat untuk budidaya belut. Saya tinggal di lamongan, dan akhir-akhir ini saya sering browsing untuk mencari informasi bagaimana cara beternaik yang baik. Kendala awal saya untuk beternak belut adalah saya kesulitan mendapatkan bibit belut. Kalau ada yang mengetahui tolong diinformasikan ke email saya yaaa. terutama bibit belut yang ada di daerah lamongan dan sekitarnya.

  9. Salam kenal buat juragan.
    Mohon bantuan informasinya, sekitar 3 bulan lalu saya coba budidaya belut dengan media lumpur, kedebong pisang, dan pupuk urea dengan perbandingan yg sesuai pada buku dengan kolam ukuran 2 x 3 mtr dengan pematangan media dalam kolam selama 3 minggu. setelah itu di isi dengan bibit 30 kg.
    Pada hari pertama belut terlihat beringas/stress ketika dimasukkan ke kolam dan pada hari2 berikut kematian terus menerus dalam jumlah banyak. setelah saya perhatikan pada belut yg mati terdapat luka pada tubuhnya dan pembekakann pada bahian dubur.
    Mohon bantuannya juragan untuk solusinya.terima kasih

  10. budi says:

    salam kenal,nama saya budi.saya tinggal di jepara. saya ingin belajar menjadi petani belut.kalau ada yang tahu alamat atau no telpon pak fuad,petani belut dari jepara, tolong kirim lewat email terima kasih

  11. antot says:

    saya anto dari Medan,
    saya kesulitan mencari benih belut di daerah Medan
    kalau ada info kabari saya
    thank all

  12. Tonny Wardana says:

    Buat beluter air bersih mania… :-)
    Menurut penelitian yang dilakukan oleh Whisgoo Eel R&D Center, sebenarnya belut sudah bisa dibudidayakan menggunakan media 100% air bersih. namun untuk hasil yang maksimal diperlukan strain belut F2 dari belut yang sudah diadaptasikan dg 100% air jadi kalau mau pelihara belut dengan media 100% air bersih jangan gunakan strain dari “belut lumpur” karena bisa dipastikan angka kematiannya lebih dari 50% lha wong dari strain lumpur yang dibudidayakan dimedia lumpur sendiri aja kematiannya masih sangat tinggi kok.. apalagi harus dipaksakan dg media baru (100% air). just share info :-)

  13. Tonny Wardana says:

    Untuk Pak Hengki Ardiansa…
    Jika berdasarkan keterangan yang bpk uraikan diatas, kematian bibit yang terjadi disebabkan oleh beberapa hal, diantarana adalah :
    1. Penggunaan pupuk urea dalam waktu 3 minggu sebelum tebar adalah sangat riskan sekali.
    2. kemungkinan besar media bapak masih dalam proses dekomposisi mengingat bibit mati disertai dengan gejala pembengkakan pada anus.
    3. Jumlah bibit yang bapak masukkan sudah melebihi batas padahal untuk kolam ukuran 2X3 M maksimal kepadatan yang dianjurkan adalah 10 Kg sementara bapak sudah memasukkan 30 Kg ?!

    Solusinya yaitu dengan memberikan aliran air dalam kolam secara terus menerus selama 2 minggu pertama hal ini bertujuan setidaknya dapat mengurangi efek dari proses dekomposisi yang sedang berlangsung.

    Demikian pak Hengki semoga bisa membantu. Terima Kasih.

  14. iyan says:

    Assalam mang maaf saya mau tanya kalo beternaknya tidak melalui kolam tapi saya menggunakan tong plastik saya mau sarannya dari mamang dan cara caranya?

  15. Terima kasih atas solusinya saya akan saya terapkan untuk pembibitan berikutnya yang rencananya bulan depan.
    Sekali lagi terima kasih.

  16. aba says:

    mohon informasi tentang pembelian bibit belut daerah jember jawa timur ?

  17. Whisgoo's Eel says:

    Buat mas Iyan……
    Pada prinsipnya, baik itu budidaya di kolam maupun tong/drum adalah sama yang paling penting untuk diperhatikan adalah komponen media yang tepat dan “status” media yang sudah mengalami proses decomposisi dengan sempurna. Tq

  18. Hallooo….Pak Tony…siipp…….tambah ramai nih ….Tuh sudah ada pakar belut yang bergabung….silahkan rekan-rekan tanya rame-rame…

  19. Kepada Whisgooe’s EEl :

    Bisa diinfokan anda penelitian Belut di air bersih untuk suhunya berkisar berapa Derajad Celcius ?

  20. Kepada pak Tony….

    Wah bukan itu maksud saya….Penelitian di Air bersih tetap saya lakukan dan mungkin pak Sunarma juga melakukan.
    Saya mencari info petani sebanyak-banyaknya. Dari Demak, Kendal, Batang ..mungkin sampai Kuningan untuk menghitung SR (Survival Rate) petani belut pada saat mereka panen. dan akan saya bandingkan dengan Mortalitas selama menggunakan media air bersih. Kalau Mortalitasnya sama…Kenapa kita harus budidaya Pembesaran di air bersih?!?. Repot …cari Lumpur, jerami dan gedebog pisang. Kalau memang kita mau pembesaran sambil ngambil anakannya lhaa…memang harus di Lumpur. Saya sudah didesak petani Belut Semarang untuk segera menuntaskan penelitian di air bersih. Mortalitas sudah berkurang, Belut sudah tenang, sudah mau makan, tinggal memaksa mereka untuk makan terus…Kita aplikasikan di tempat gelap biar dikira malam terus. Rencana sekala agak besar mau saya coba di daerah Ungaran., karena suhunya tidak berbeda jauh dari suhu asal bibit……Doakan biar berhasil …ya Bos..

  21. Anwar says:

    Untuk yang berminat beli bibit belut untuk wilayah semarang dan sekitarnya hubungi saja Bp. Danar

  22. hanif says:

    Saya sekarang lagi ikut pengembangan budidaya belut di Dinas Perikanan Kotamadya Surabaya, mungkin bisa menginformasikan pembuatan media yang cocok n cepat jadi medianya. Program ini melibat kan masyarakat dalam pemberdayaannya. Jika berhasil n produksinya banyak agar ada yang bantu menampung hasilnya

  23. Kesimpulan saya :

    Dari beberapa pengamatan di Petani belut bahwa : Budidaya Belut yang baik untuk daerah PANTURA adalah di”Dalam Rumah” ataupun di “Teras Rumah”. Sehingga tidak kena sinar matahari secara langsung., Ini dikarenakan suhu yang lebih dingin. Belut ternyata ” Lebih Nyaman ” pada suhu yang lebih sejuk atau dingin. sehingga dapat mengurangi kematian. Kita tidak usah memikirkan tanaman enceng gondok.

  24. Beberapa Sanggahan – sanggahan terhadap Pernyataan-Pernyataan Pendahulu Kita :

    1. Dinyatakan : Belut ukuran kecil berkelamin Betina ,
    sedangkan yang berukuran 40 cm keatas adalah jantan.

    “Itu tidak selamanya benar”. Karena saya pernah
    menemukan yang kecil bertelur, sedangkan yang
    besarpun juga bertelur, bahkan telurnya banyak sekali.
    Ini bisa menambah keyakinan kita bahwa belut itu gonta
    ganti kelamin(berubah ) kelamin.

    2. Dinyatakan bahwa : Belut harus dikasih makan pada
    sore hari dan makannya malam hari. Hewan malam.

    Ini selamanya tidak benar : Karena belut ternyata mau
    makan di siang hari, bahkan 3 kali sehari, pagi siang
    dan malam.

  25. Bagi para petani belut yang ingin melihat belut mau makan pada siang hari dan belut besar tapi bertelur, lihatlah di webblog kami: tehnikbudidayabelut.blogspot.com
    dan anda juga bisa melihat jenis bibit belut yang bisa besar dan tidak bisa besar bila dibudidaya

  26. Haryono says:

    pak tolong saya cari bibit belut di daerah purwokerto banyumas
    terimakasih atasbantuanya

  27. bonar says:

    pak saya mohon informasi. untuk budidaya belut disekitar jawa tengah dimana saja? ini saya di solo. saya ingin lihat langsung cara budidaya belut yang baik dan benar sebelum saya menggeluti usaha belut. terimakasih

  28. Haryono says:

    tolongsiapa saja yang tau bibit welut dan cara penjualanya kami sdh bikin kolam 4 biji uk 300×400 cm.tingal di tabur bibit welut,saya tgl di purwokerto. maturnuwun

  29. wah hebat jadi peternak budidaya belut air jernih

  30. Eko Heri says:

    mohon bantuannya…..yang di maksud dengan air mengalir di kolam belut itu apa air baru atau air yang sama tp di sirkulasikan.terimakasih

  31. riadi says:

    saya lagi cari bibit belut,untuk daerah pekanbaru tolong informasikan kemana saya bisa beli bibit belut trims.

  32. dodo says:

    saya sedang mencari bibit belut untuk daerah purwokerto. tonlong yang mengetahui . dan harga per kg berapa.
    trims

  33. Satrio says:

    Buat teman2 yang ada di Jatim, kalau ada yang berminat untuk budidaya belut , saya siap membantu, kalau ada yang kesulitan cari bibit bisa hubungi saya , semoga infoini bermanfaat, terima kasih

  34. Mas.Kris says:

    Saya dengar di bendungan Cirata ada budidaya belut melalui jaring apung. Mungkin ada yang tahu, kasih tahu dong infonya. Info : Saya tinggal di Cikalong wetan – Bandung Barat .

  35. Dani R says:

    salam hangat,
    Mas Budi alamat peternak belut yg ada di kuningan itu di mana…..saya tinggal di bandung dan sering main ke kuningan
    Mohon informasinya tempat diklat peternakan belut di bandung
    trm ksh

  36. awan suprianto says:

    saya domisili di samarinda,beberapa bulan lalu saya sempat baca artikel mengenai belut,saya jadi tertarik utk budidaya belut tapi gak tahu dimana saya bisa dapatkan benih belut di sekutar samarinda…?

  37. awan suprianto says:

    saya baru mau memulai usaha budidaya belut,domisili saya di samarinda(kaltim) gmn cara dapatkan benih belut di sekitar samarinda,krn yg saya baru saya tahu ada di parung bogor…/

  38. gamar says:

    Terima kasih kepada para beluters di forum ini. semua pertanyaan dan semua jawaban serta komunikasi disini semakin menambah informasi tentang belut.
    Saya saat ini sedang menyiapkan media pemeliharaan belut. Kolam ukuran lebar 1,5 x panjang 3 x tinggi 1,5 bekas kolam lele. Sudah saya isi dengan lumpur sawah (tanah sawah), gedebog , jerami busuk, kotoran sapi, dengan ditumpuk diselang-seling. sekarang sedang diairi, dan rencana setelah 2 bulan baru saya tebar. saya tinggal di Desa Tunggur, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jatim. Bibit rencananya saya beli dari solo, sudah ada kontak dan akan saya coba ngubungi berdasar postingan Pak Kuncoro. Jika disarankan sebaiknya bibit itu berasal dari lingkungan sekitar, saya mohon informasi dari para beluters, adakah penjual bibit disekitar kabupaten magetan?, dan jika berhasil memelihara, adalah pengepul belut ini disekitar magetan? berapa daya tampung dan sistem pembayarannya?. maaf agak rinci. Salam kenal juga kepada para beluter di jateng. apakah di jatim ada komunitasnya juga? siapa Hostnya?….hehehehe..maaf kebanyaken ya tanyanya….

  39. n.ridwan says:

    mohon imformasikan dimana dapat membeli bibit belut daerah jakarta timur

  40. Whisgoo Eel's Center says:

    Buat pak gamar…
    Hati-hati dengan penggunaan pupuk kandang, jika bpk tidak bisa memastikan benar-benar pupuk sudah tidak bereaksi berakibat kematian masal pada bibit. karena residu NH3 + gas methana sangat berbahaya bagi kehidupan belut.

  41. Kepada mas Dani R. coba hubungi Pak Ifan Gunawan alamat : Campus Itus, Jl. Pajajaran 1 A, Peusing Jalaksana. Kabupaten Kuningan Jawa Barat
    SEMOGA SUKSES !!!

  42. Kepada Mas Eko Hery…
    Yang disebut air mengalir itu air baru jangan air lama yang dimasukkan kembali. Kalau keberatan cukup dengan ember besar yang ditaruh diatas kolam dan dikasih lubang sebesar sedotan aqua.. sebelum kasih makan belut…airnya dialirkan ..kemudian setelah kurang lebih satu jam belut dikasih makan.

  43. zaenal says:

    kapan kepati banyak rekan yang pengen ngansu kawruh tlng tanggal pasti dan kesempatan waktunya agar didapatkan manfaat sebesar besarnya mengingat kesibukan panjenengan trims

  44. Joel says:

    salam kenal buat semua….
    sy sdh buat kolam 2,5 m x 5 m dan 5m x 5m, media : lumpur,jerami,npk + urea, gedebong pisang, sudah fermentasi 2 minggu. Mohon infonya ke email sy ……Berapa lama masa fermentasi yang aman untuk tebar bibit? dan untuk ukuran kolam saya,masing masing berapa kg bibit yg bisa ditebar?
    untuk indonya,sebelumnya sy ucapkan terima kasih ya….

  45. Yogi says:

    Mas Budy Yth,

    Saya tertarik untuk budidaya belut. Saya tinggal di Mijen. Apakah saya bisa membeli bibitnya dari Mas Budy?
    Kapan bibit tersedia?

    salam saya
    Yogi

  46. Mochammad Safii says:

    Seru juga baca tulisa2 diatas, dan membangkitkan keinginan saya untuk mencoba ambil bagian dalam budidaya belut, tapi tempat saya di denpasar yang saya rasa budidaya belut ini belum ada atau saya yang ketinggalan info……untuk itu kalau ada belutter di denpasar, mohon di info ya………!! trims.

  47. Nurhadianto says:

    Salam kenal Bpk.Kuncoro dan Belutters di seluruh nusantara.sy domisili d cirebon,pternakan sy d wilayah kab.majalengka.sy pada tgl 22 maret kemarin tabur benih belut sbnyk 2kwintal (@100 ekor/kg+-) dibagi kdlam 3kolam uk.3m x 5m.t 60cm. alhasil banyak kmatian skitar 30%-45% dan ukuran belut smpai saat ini belum ada perkembangan yg signifikan,memang ad beberapa yg sudah sbesar jempol tangan dan kaki, tapi yg sebesar rokok(saat tabur) masih banyak.kmatian tiap hari masih bertambah,sdngkan target panen bulan juli,sy sudah berusaha melakukan seperti petunjuk dari buku2 dan juga dari pemasok bibit di kuningan JABAR.bpk. A.Sarkan.slama ini pakan bekicot,keong,cacing,karena blum terlihat besar2 skrng mncoba dtmbah pelet.sejak tbur pemasok tdk dtng2 lagi untk mmberi pengarahan slnjutny.mngkin krna sibuk atau apa sy brusha mmkluminya.akhirny sy mmutuskan utk cari info d internet.sy mnta pendapat bpak untk langkah selanjutnya untk pembesaran belut sy harus bagaimana?.klo bisa sy mnta referensi alamat peternak belut yg sudah berhasil mlkukanny.dan untk beluter yg mau berbagi info boleh email:.Atas jawabanya sy haturkan banyak terima kasih utk bpk kuncoro dn juragan.

  48. Chy0 says:

    Saya se0rang mhasiswa faperta 2008 UNS surakarta,saya tertarik untuk menggeluti usaha ini,meski untuk sementara dalam skala kecil. Kepada rekan rekan semua yg sudah dulu berhasil berbelut ria,saya m0h0n bimbinganny tntang tata cara budidaya beluT. dan Kepada rekan rekan semua yg tau tempat beli benih belut di daerah solo,t0l0ng saya minta alamatny.
    trims..

  49. chy0 says:

    email sy

  50. Slamet says:

    Saya juga tertarik and pengen nyoba tuh yg namanya budidaya ternak belut,tapi beli bibitnya dimana? Saya dari sragi lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>