« menuju akhir yang panjang | Main | selamat menempuh hidup baru »
penyuntikan hormon pada pemijahan ikan
By juragan | 19 April 2008
Penyuntikan hormon dilakukan untuk merangsang terjadinya peningkatan proses fisiologis reproduksi akibat adanya peningkatan jumlah hormon dalam tubuh. Secara prinsip, penambahan hormon dapat dilakukan baik melalui penyuntikan maupun melalui oral. Metode penyuntikan lebih umum digunakan, baik penyuntikan melalui bagian punggung (intra-muscular) ataupun melalui bagian perut (intra-peritoneal).
Meskipun keberhasilan pemijahan ditentukan oleh keberhasilan proses pematangan akhir gonad yang sejalan dengan penambahan hormonal, namun teknik penyuntikan sendiri bukanlah merupakan suatu penentu keberhasilan tersebut. Pada dasarnya, semakin dekat posisi penyuntikan hormon dengan organ target (gonad) peluang keberhasilan semakin besar sehingga penyuntikan secara intra-peritoneal akan lebih baik dibandingkan dengan secara intra-muscular. Namun, mengingat banyaknya organ dalam yang mungkin terganggu saat penyuntikan dilakukan, penyuntikan secara intra-muscular lebih banyak digunakan.
Beberapa hal yang harus diperhatikan ada saat melakukan penyuntikan, diantaranya: gunakan jarum suntik yang tajam (bila memungkinkan gunakan single use syringe), lakukan penyuntikan pada daerah yang memiliki daging tebal untuk menghindari penyuntikan terkena tulang, posisikan skala pada jarum suntik menghadap mata untk menghindari kesalahan pembacaan jumlah hormon yang dimasukkan, masukkan hormon dengan menekan spuit secara perlahan hindari adanya stress berlebihan pada ikan dan cabut jarum suntik secara perlahan guna menghindari adanya pembalikan hormon keluar tubuh.
Dua-tiga kali melihat proses penyuntikan, semestinya sudah cukup untuk bekal keberanian melakukan penyuntikan ikan sendiri. Keahlian dalam penyuntikan ikan dapat diperoleh setelah melakukan beberapa kali penyuntikan.

Penyuntikan secara intra-muscular

Penyuntikan secara intra-peritoneal
Topics: anekacara perikanan |
Email This Post
Print This Post
english
indonesian






20 Mei 2008 at 12:09 PM
sebetulnya masih ada satu jenis penyuntukan lagi loh namanya intra crainal yaitu penyuntikan di daerah kepala ikan tetapi karena resikonya besar dan hasilnya ngga beda beda amat maka cara penyuntikan ini kurang popular…
20 Mei 2008 at 10:33 PM
memang ada beberapa teknik penyuntikan lain, contohnya: “intracranial” (lihat http://www.blackwell-synergy.com/doi/abs/10.1111/j.1749-7345.1990.tb00948.x?journalCode=jwas) dan “on-pituitary” injection (lihat http://www.blackwell-synergy.com/doi/abs/10.1111/j.1365-2109.1994.tb00706.x). Secara teknis, metode tersebut dapat digunakan dan mungkin lebih efektif, namun secara praktis, sulit dilakukan dan resiko kesalahan prosedur sangat besar.
karena itu, hanya metode intra-peritoneal yang banyak digunakan pada penyuntikan ikan.