Language

contact me:


Kategori

Recent Posts

Most Viewed

Recent Comments

Blogroll

visitor(s):

visitor stats

« Pembenihan Gurame dengan Sistem Resirkulasi | Main | menuju akhir yang panjang »

mitos & kenyataan akuakultur: perhatian bagi pemula

By juragan | 25 Maret 2008

Akuakultur atau perikanan budidaya sangat menarik untuk dijadikan suatu pilihan usaha.  Baik pada segmen pembenihan (hatchery ataupun pendederan) maupun pembesaran, cukup memberikan margin keuntungan realtif besar.  Namun demikian, seringkali para pemula terjatuh pada awal usahanya. Ada mitos yang sering “salah meyakini” dan ” tidak sesuai” dengan kenyataan yang mungkin dihadapi.  Beberapa diantaranya adalah:

  1. mitos: semua ikan ataupun hewan akuatik lainnya dapat menguntungkan bila dibudidayakan; kenyataan: kebanyakan tidak sesuai.  kesulitan kontrol reproduksi dan nutrisi sering menjadi penyebab tidak mungkinnya usaha budidaya,
  2. mitos: budidaya ikan dapat dilakukan dimana saja; kenyataan: banyak tempat yang tidak sesuai untuk budidaya karena kondisi air dan tanah yang tidak layak,
  3. mitos: budidaya ikan dapat dilakukan dengan mudah; kenyataan: pemeliharaan pada tingkat bisnis memerlukan pengelolaan yang ketat, kerja keras dan toleransi terhadap resiko,
  4. mitos: budidaya ikan merupakan pilihan pekerjaan saat pensiun; kenyataan: sering memerlukan kerja keras dan kadang-kadang membuat stress,
  5. mitos: budidaya ikan sangat menguntungkan; kenyataan: seperti juga usaha lain yang berkaitan dengan mahluk hidup, terkadang kita harus realistis

ref:

http://osuextra.okstate.edu

Topics: onmymind |

Email This Post Email This Post Print This Post Print This Post
please login to http://gravatar.com to appear your avatar in your comment!

2 Responses to “mitos & kenyataan akuakultur: perhatian bagi pemula”

  1. Arif Says:
    5 April 2008 at 7:24 PM

    Untung saya tidak percaya pada mitos-mitos itu begitu saja. Saya menganggap memelihara makhluk hidup, apa pun jenisnya, adalah sesuatu hal yang sulit. Bahkan, miara ikan di akuarium saja saya nggak becus. Apalagi menjadikannya usaha…

  2. perwira Says:
    20 Mei 2008 at 12:15 PM

    iya mas saya setuju,
    kalau ngga ngerti ilmunya budidaya ika itu susah….
    saya aja melihara ikan baru sukses setelah masuk kuliah.
    itupun sebatas baru ikan di akuairum.
    skrg baru mulai bereksplorasi plihara larva.
    buat yang mau nyemplung ke akuakultur saran saya mendingan masuk ke pembesaran dolo relatif lebih simple dan lbh mudah dari pembenihan baru masuk ke pendederan kalau dah jago abis itu baru coba ke pembenihan lalu eksplorasi ke pembuatan pakan / kultur pakan alami sambil belajar tentang penyakit akuatik

Comments