« ups….eel | Main | ke arah budidaya sidat di Indonesia »
kriopreservasi: alat ke arah akuakultur berkelanjutan
By juragan | 21 Maret 2008
Penyelamatan plasma nutfah ikan di Indonesia yang teracam kepunahan dapat dilakukan baik secara in-situ ataupun eks-situ. Secara biologis, konservasi in-situ lebih menjamin keberhasilan karena ikan sudah teradaptasi dengan habitatnya, namun model ini relatif tidak terjamin keselamatannya karena nafsu manusia untuk melakukan eksploitasi (baca: merusak) lingkungan jauh lebih besar dibandingkan dengan melindunginya. Karena itu, konservasi eks-situ merupakan pilihan yang lebih realistis untuk dilakukan. Model konservasi eks-situ dengan pemeliharaan ikan hidup memerlukan biaya dan fasilitas yang besar termasuk kemampuan manajemen dan konsistensi pengelolanya, selain juga memerlukan proses domestikasi dan adaptasi spesies yang relatif tidak mudah. Kriopreservasi (penyimpanan material dengan menggunakan temperatur rendah -196oC) dapat menjadi pilihan yang menarik dalam upaya konservasi plasma nutfah ikan eks-situ.
Topics: onmymind |
Email This Post
Print This Post
english
indonesian





