gurame: pemijahan buatan

Hasil Awal Pengembangan Metode Induced-Breeding dan Perkembangan Embrio Ikan Gurame

A. Sunarma, Subandri, P. Sumedi

Makalah dipresentasikan pada “Konferensi Sains Kelautan dan Perikanan”, Masyarakat Sains Kelautan dan Perikanan, Bogor 17 – 18 Juli 2007

Abstrak
Ikan gurame (Indonesian Giant Goramy, Osphronemus goramy Lacapede) merupakan ikan asli perairan Indonesia. Ikan ini telah lama dibudidayakan secara tradisional namun belum banyak laporan atau publikasi ilmiah mengenai aspek fisiologi reproduksinya. Penelitian mengenai pemijahan buatan dan perkembangan embrio gurame telah dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan produktifitas budidaya ikan ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan gurame dapat dipijahkan buatan setelah diinduksi kombinasi hormon GnRHa dengan domperidone (Ovaprim, Syndel) dosis 0,7 ml/kg secara intra-muskular. Penyuntikan induk betina dilakukan dua kali dengan rentang waktu 12 jam, dosis pertama 1/3 dan kedua 2/3 dari dosis total. Ovulasi pada induk betina dicapai setelah waktu laten 27 jam. Baik sperma maupun telur dapat dikeluarkan dengan cara pengurutan dan pembuahan berhasil dilakukan dengan metode kering. Pada temperatur inkubasi 29 – 30 oC, tahap pembelahan menjadi 2 sel, 4 sel, 8 sel, morula, blastula, gastrula awal, gastrula tengah, gastrula akhir, neurula, somit dan tailbud masing-masing terjadi 30 menit, 45 menit, 75 menit, 2.30 jam, 5 jam, 8.30 jam, 10.30 jam, 12 jam, 14.30 jam, 18.30 jam dan 20.30 jam setelah pencampuran sperma dengan telur. Pembentukan mata dan penetasan pertama masing-masing terjadi 24 jam dan 27 jam setelah pencampuran. Tingkat penetasan telur mencapai 1,83% dan kelangsungan hidup larva sampai umur 14 hari mencapai 100%.

Kata kunci : pemijahan buatan, perkembangan larva, ikan gurame

6 comments

  1. susan says:

    pak saya ingin bertanya
    “bagaimana cara identifikasi jantan dan betina pada larva ikan gurame?”
    terima kasih atas jawaban yang diberikan.

  2. Wong Ndeso says:

    Biasanya kalo betina mempunyai pangkal sirip dada (pinnae thoracalis) berwarna hitam. Akan tetapi tidak ada jaminan 100% betina, karena kadang ada penyimpangan.

  3. eris says:

    pa sunarma saya sangat tertarik pada budidaya gurami boleh minta info cara2 pemijahan buatan menggunakan ovaprim secara terperinci???? bila menggunakan hipofisa bagaimana caranya???

    silahkan hubung via email yang valid. paper akan dikirimkan! hipofisa belum dicoba

  4. siregar says:

    pak, proses pembuahan sperma jantan terhadap telur terjadi di dalam atau diluar perut induk betina pak??

    untuk kebanyakan ikan, pembuahan terjadi diluar tubuh atau dalam air

  5. dani says:

    mohon di kirimkan papernya untuk saya pelajari tentang breeding dan embrio ikan tersebut

  6. seto says:

    mw tanya ni.. gurami saya itu udah buat sarang udah jadi tapi kok blom2 mijah ya? itu knp ya? trimaksih sebelumnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>