Analisis (Awal) Usaha Budidaya Ikan Lele: PEMBENIHAN

Analisis usaha ini disajikan terutama bagi kawan-kawan yang ingin mencoba berbisnis budidaya lele pada segmen pembenihan. Analisis yang lebih terkait dengan operasional akan dibuat pada model yang berbeda.

Asumsi:
- Induk yang digunakan adalah induk ikan lele Sangkuriang
- Pemijahan menggunakan sistem pemijahan alami
- Pemahaman pelaksana pembenihan: Terampil
- Benih yang dihasilkan berukuran 7-8 cm
- Beberapa parameter harga harus diketahui agar kebutuhan biaya dan pendapatan bisa dihitung

Prakiraan Biaya Usaha Pembenihan Ikan Lele




Catatan:
- KEBUTUHAN BIAYA AWAL merupakan biaya yang harus tersedia sebelum proses produksi bisa menghasilkan.
- Dengan lama proses produksi sekitar 3 bulan, PENDAPATAN dari hasil penjualan ikan sudah dapat digunakan untuk KEBUTUHAN BIAYA pada proses produksi selanjutnya.
- Prakiraan biaya ini belum termasuk sewa lahan, upah, listrik dan peralatan produksi.
- Tampilan analisis ini sudah diuji pada browser firefox (notebook) dan chrome (tablet Galaxy Note 8) tapi mungkin bermasalah pada layar beberapa smartphone.

analisis pembenihan

Analisis (Awal) Usaha Budidaya Ikan Lele: PEMBESARAN

Analisis usaha ini dibuat atas dasar keinginan untuk membuat suatu aplikasi yang mobile yang dapat digunakan secara praktis oleh para pembudidaya. Karena membuat aplikasi mobile tidak cukup waktu dan harus belajar lebih dalam lagi, sementara sebagai pendahuluan dibuat dulu aplikasi yang web-based. Ke depan, harapannya, aplikasi ini sudah lebih lengkap dan dapat dijadikan panduan investasi dan operasional usaha budidaya ikan lele.

Mohon data yang muncul tidak dijadikan satu-satunya patokan. Analisis usaha ini dibuat dengan asumsi-asumsi yang paling optimis sehingga diperlukan perhitungan yang lebih detil untuk dapat diterapkan.

Asumsi:

- Kualitas benih : Baik
- Kelangsungan hidup: 90%
- Pemahaman pelaksana budidaya: Terampil
- Tidak ada serangan penyakit
- Kepadatan penebaran benih: 10.000 ekor/bak (250 ekor/m2)
- Bak berbentuk bulat/persegi panjang dengan luas 50 m2
- Lahan belum termasuk kebutuhan sarana pendukung, misalnya rumah jaga, tempat packing dll

Prakiraan Biaya Usaha Pembesaran Ikan Lele




Catatan:
- KEBUTUHAN BIAYA AWAL merupakan biaya yang harus tersedia sebelum proses produksi bisa menghasilkan.
- Dengan lama proses produksi sekitar 3 bulan, PENDAPATAN dari hasil penjualan ikan sudah dapat digunakan untuk KEBUTUHAN BIAYA pada proses produksi selanjutnya.
- Prakiraan biaya ini belum termasuk sewa lahan, upah, listrik dan peralatan produksi.

Lele Sukhoi: jualan nama tanpa produk (2)

Ada yg tanya, kenapa baru sekarang saya menulis tentang lele sukhoi.

Ada beberapa hal yg melatarbelakangi:

1. Strategi proses produksi induk lele yg terkait dg swasta sudah saya sampaikan pada pertemuan jejaring pemuliaan induk tahun lalu. Dampak strategi tsb sudah dibahas secara internal,
2. Saya menerima banyak pertanyaan tentang lele sukhoi dari masyarakat, termasuk 1-2 minggu lalu dari pejabat DJPB yg kemudian menyarankan/meminta saya untuk mengcounter/menjelaskan mengenai hal tersebut
3. Setelah tahun lalu dirilis, bulan ini benih hibrida lele Sangkuriang2 telah launching sehingga penyebaran bisa makin meluas.
4. Kalaupun ada hasil negatif mengenai performa lele Sangkuriang, sudah saya publikasikan mohon disampaikan ke BBPBAT yg kemudian akan dijadikan sebagai bahan masukan untuk perbaikan masa datang.
5. Diskusi, posting dan komentar di media sosial yang terkesan menabrakkan lele Sangkuriang2 dengan lele Sukhoi makin mengemuka pada minggu-minggu ini, termasuk juga issue mengenai beragam populasi/strain lele yg dibudidayakan. Menjelekkan produk orang lain demi meningkatkan citra produk sendiri di media sosial merupakan tindakan yg tidak etis, apalagi kalo produk yg diklaim juga merupakan produk orang lain

Kenapa saya harus yg melakukan:

1. Saya sudah menunggu ada yg melakukan klarifikasi dari pihak berwenang sejak nama lele sukhoi muncul, lebih khusus sejak pertemuan jejaring pemuliaan induk. Sayangnya, harapan saya tidak menemui kenyataan
2. Saya mengetahui histori lele Sangkuriang, lele Sangkuriang2, lele phyton, lele sukhoi dan lele populasi lain yg pernah saya posting. Saya dapat mempertanggungjawabkan validitas informasi yg saya punya, termasuk saya bersedia mengubahnya bila ada fakta valid yg berbeda
3. Saya menganggap saran/permintaan pejabat DJPB merupakan perintah meskipun tidak resmi. Saya berkeyakinan, perintah tsb akibat ketidaknyamanan terkait dg issue lele sukhoi yg mengemuka di media sosial
4. Saya merasakan bagaimana tim lele Sangkuriang dan Sangkuriang2 bekerja hingga saya merasa ikut memiliki lele tersebut. Tentu saja, kalo ada orang yg menyerang kedua lele tsb dg tidak fair, saya akan melawannya!
5. Saya berharap ada kejujuran dalam kita berusaha sehingga pembudidaya mendapat manfaat yg sebesarnya.